Showing posts with label herbalis. Show all posts
Showing posts with label herbalis. Show all posts

Sunday, 22 July 2018

Penyakit Asam Urat: Gejala, Penyebab, Pencegahan serta Penanganannya

                                            Penyakit Asam Urat

Asam urat atau dalam bahasa medis dikenal dengan sebutan gout adalah suatu kondisi medis dimana terjadi gangguan metabolisme asam urat di dalam tubuh. Akibatnya terjadi peningkatan kadar asam urat dalam tubuh. Kristal asam urat yang berlebihan akan menumpuk di jaringan tubuh dan menyebabkan inflamasi (peradangan) pada persendian (artritis).

Penyakit asam urat atau gout adalah kondisi yang dapat menyebabkan gejala nyeri yang tidak tertahankan, pembengkakan, dan rasa panas di persendian. Meski semua sendi di tubuh bisa terkena asam urat, namun yang paling sering terserang adalah sendi jari tangan, lutut, pergelangan kaki, dan jari kaki. Orang awam kadang-kadang menyebut penyakit ini sebagai encok.

Laki-laki lebih rawan terkena penyakit asam urat dibandingkan dengan perempuan, terutama saat usia mereka di atas 30 tahun. Pada perempuan, penyakit ini biasanya berisiko timbul setelah menopause.

Orang yang terkena serangan penyakit asam urat biasanya akan merasakan perkembangan gejala yang cepat dalam beberapa jam pertama. Rasa sakit bisa berlangsung selama 3-10 hari. Pembengkakan tidak hanya terjadi di sendi, namun juga di daerah sekitar sendi disertai warna kulit yang memerah. Pada tahap ini, penderita dapat tidak mampu bergerak secara leluasa.

Gout yang kronis (jangka panjang) dapat menyebabkan penumpukan asam urat baik di dalam maupun di sekitar persendian. Pada akhirnya hal ini dapat menurunkan fungsi ginjal hingga membentuk batu ginjal.

Di Indonesia, orang sering salah kaprah menyamakan penyakit asam urat (gout/pirai) dengan rematik. Padahal rematik adalah istilah umum yang dipakai untuk menggambarkan rasa sakit pada persendian atau otot yang mengalami peradangan. Penyakit asam urat (gout/pirai) hanya salah satu penyebab nyeri pada persendian. Mengenali gejala dan tanda pada gout dapat membantu seseorang membedakan dengan nyeri sendi yang disebabkan oleh kondisi lain.

Umumnya asam urat menyerang usia dewasa, apalagi pada wanita paling banyak terjadi setelah menopause, namun saat ini banyak juga anak muda pria maupun wanita baru berusia sekitar 30 tahunan yang menderita penyakit ini.

Banyak orang mengira apabila kadar asam urat di dalam darah tinggi (hiperurisemia), maka akan terkena gout. Hal ini tidak benar, karena hanya sekitar 1/3 penderita hiperurisemia yang mengalami gout.


Diagnosis
Proses diagnosis asam urat (gout) dialkukan lewat pengumpulan informasi mengenai keluhan yang dirasakan oleh penderitanya. Selanjutnya bisa dilakukan pemeriksaan dengan melihat cairan yang ada disekitar sendi (synovial fluid). Tujuan pemeriksaan ini adalah untuk menemukan adanya kristal-krital asam urat.

Temuilah dokter jika Anda merasakan gejala-gejala penyakit asam urat. Dalam melakukan diagnosis, dokter akan melakukan pemeriksaan atau tes untuk memastikan adanya kristal-kristal natrium urat pada persendian. Hal ini perlu dilakukan karena ada jenis penyakit lain yang bisa menyebabkan gejala menyerupai penyakit asam urat. Pemeriksaan kadar asam urat dalam darah juga biasanya dilakukan.

Pemeriksaan yang bisa dilakukan adalah pemeriksaan darah dan pemeriksaan urine. Melalui pemeriksaan ini dapat dipastikan bila terjadi peningkatan asam urat dan kristal-kristal asam urat.

Kriteria untuk mencurigai adanya asam urat adalah munculnya nyeri yang berlangsung cepat dan peradangan sendi. Peradangan ini dapat berpindah dari satu sendi ke sendi yang lain, terutama di sendi jempol kaki. Keluhan nyeri biasanya akan hilang setelah serangan.

Salah satu jenis tes yang bisa mendeteksi keberadaan kristal asam urat adalah tes cairan sendi. Di dalam tes ini dokter akan mengambil sampel cairan sinovial di dalam sendi yang mengalami radang menggunakan jarum dan menelitinya melalui mikroskop. Jika pasien memang menderita penyakit asam urat, biasanya kristal-kristal natrium urat hampir selalu terlihat pada sampel cairan sinovialnya. Metode pemeriksaan ini juga membantu dokter untuk memastikan bahwa gejala tidak disebabkan oleh penyakit lain (misalnya septic arthritis dengan gejala pembengkakan dan kemunculan rasa nyeri yang tidak tertahankan disertai demam).

Jenis tes yang kedua adalah pemindaian ultrasound (USG). Tes ini kini marak digunakan karena dianggap paling sederhana dan aman untuk mendeteksi keberadaan kristal natrium urat di dalam sendi yang mengalami radang atau di dalam lapisan kulit dalam.

Metode pemeriksaan X-ray biasanya hanya digunakan oleh dokter untuk tujuan pengesampingan. Karena meski kurang mampu mendeteksi keberadaan kristal asam urat di dalam sendi, metode pemeriksaan ini tetap mampu mendeteksi kondisi lain dengan gejala-gejala yang serupa (contohnya adalah chonrocalcinosis atau peradangan sendi akibat pembentukan kristal kalsium). Apabila kondisi-kondisi lain juga tidak ditemukan berkaitan dengan kerusakan sendi yang ada, maka dokter bisa berasumsi bahwa pasien menderita penyakit asam urat.

Gejala
Karena rasa nyeri yang sama maka asam urat banyak yang rancu dengan sakit rematik. Keduanya sebenarnya berbeda dimana rematik menyerang persendian atau otot yang mengalami peradangan, sedangkan asam urat adalah satu dari sekian banyak penyebab nyeri persendian, jadi persendian bisa sakit akibat rematik maupun asam urat. Kedua jenis penyakit rasa sendi tersebut juga memiliki penyebab yang berbeda.

Gejala awal asam urat (gout) yang umunya dirasakan oleh penderitanya, panas, kemerahan dan pembengkakan pada sendi yang terjadi secara tiba-tiba. Persendian yang sering mengalami serangan adalah persendian kecil seperti ibu jari kaki. Beberapa sendi lain yang dapat terkena ialah pergelangan kaki, lutut, pergelangan tangan, jari tangan, dan siku.

Sendi yang tiba-tiba terasa sangat sakit (terutama sendi jempol kaki) merupakan gejala penyakit asam urat yang umum terjadi. Sering kali penderita penyakit ini kesulitan untuk berjalan akibat rasa sakit yang sangat mengganggu. Meski dapat muncul kapan saja, namun umumnya gejala biasanya lebih terasa di malam hari.

Pada serangan akut penderita gout dapat timbul demam dan nyeri hebat pada sendi yang biasanya bertahan berjam-jam sampai seharian. Seiring berjalannya waktu, serangan gout akan timbul lebih sering dan lebih lama.

Biasanya nyeri berkembang dengan cepat dalam tempo beberapa jam saja. Nyeri hebat ini akan disertai dengan pembengkakan, sensasi panas, serta kemunculan warna kemerahan pada kulit yang melapisi sendi.

Kristal-kristal asam urat dapat membentuk tophi (benjolan keras namun tidak nyeri disekitar sendi) di luar persendian. Tophi sering ditemukan di sekitar jari tangan serta di ujung siku dan sekitar ibu jari kaki. Selain itu dapat ditemukan juga pada daun telinga, tendon achiles (daerah belakang pergelangan kaki), dan pita suara (sangat jarang terjadi).

Serangan penyakit asam urat umumnya berlangsung dalam kurun 3-10 hari. Saat gejala mereda dan bengkak mengempis, kulit di sekitar sendi yang kena akan tampak bersisik, terkelupas, dan terasa gatal. Meski serangan bisa reda dengan sendirinya, namun kondisi ini tidak boleh diabaikan. Pengobatan harus tetap dilakukan, antara lain untuk mencegah risiko kambuh dengan tingkat keparahan gejala yang meningkat, risiko penyebaran ke sendi-sendi yang lain, dan risiko kerusakan permanen pada sendi.

Pengobatan
Asam urat/ gout tidak dapat disembuhkan. Meski demikian, kondisi ini dapat dikontrol lewat pengobatan. Keluhan yang dirasakan penderita asam urat biasanya akan hilang dalam waktu 24 jam setelah pengobatan dimulai.

Penting untuk beristirahat dengan cukup selama Anda mengalami serangan penyakit asam urat. Angkatlah tungkai Anda dan hindarkan sendi yang sedang mengalami radang dari benturan. Mengompres sendi dengan sekantong es selama sekitar dua puluh menit juga dapat membantu meredakan rasa nyeri. Jangan mengompres lebih dari waktu tersebut dan jangan menempelkan es secara langsung ke kulit karena dapat merusak kulit.

Asam urat secara umum diobati dengan obat antiinflamasi golongan NSAIDs –seperti ibuprofen atau naproxen. Obat-obatan ini secara umum diberikan untuk mengobati serangan berat dan mendadak untuk menurunkan peradangan dan nyeri.

Untuk penderita asam urat/ gout yang tidak dapat menggunakan NSAIDs akan diberikan kortikosteroid, steroid yang bekerja menurunkan peradangan. Steroid dapat disuntik (injeksi) langsung pada sendi yang terkena atau diminum dalam bentuk pil. Obat ini tidak digunakan pada waktu serangan akut namun digunakan untuk mengontrol kadar dari asam urat.

Penanganan penyakit asam urat memiliki dua sasaran utama, yaitu meringankan gejalanya dan mencegah serangan terulang kembali.

Untuk meringankan gejala penyakit asam urat, Anda bisa menempelkan kantong es pada bagian sendi yang terasa sakit. Anda juga bisa mengonsumsi obat pereda rasa sakit, misalnya colchicine, OAINS (obat anti-inflamasi nonsteroid), dan obat-obatan golongan steroid.

Sedangkan untuk mencegah kambuhnya serangan penyakit asam urat, Anda bisa mengonsumsi obat penurun kadar asam urat (misalnya allopurinol). Selain itu, Anda diharuskan untuk menjauhi makanan-makanan pemicu penyakit asam urat dan segera turunkan berat badan. Utamakan makanan rendah kalori untuk mendukung upaya mendapatkan berat badan ideal.

Kombinasi obat-obatan dari dokter serta perilaku hidup sehat umumnya terbukti ampuh dalam menurunkan kadar asam urat dan melarutkan kristal-kristal tajam yang telah terbentuk. Dengan kombinasi tersebut, maka diharapkan pasien penyakit asam urat tidak lagi mengalami kambuh.

Diluar resep kimia di atas, beberapa cara herbal bisa juga dilakukan selama sakit penderita belum terlalu parah seperti misalnya: konsumsi jus lemon, rutin minum Jahe untuk memperlancar seni dan pernafasan, banyak konsumsi air putih 8 liter per hari, dan juga mencoba konsumsi cuka sari buah apel yang bisa dicampur dengan madu hitam agar tidak terlalu masam rasanya.

Komplikasi penyakit asam urat
Meski penyakit asam urat jarang menimbulkan komplikasi, namun tetap patut kita waspadai.
Ada beberapa masalah kesehatan lainnya yang bisa muncul akibat penyakit asam urat, terlebih jika kondisi ini diabaikan atau tidak diobati.

Beberapa komplikasi yang mungkin terjadi, di antaranya:

Munculnya benjolan keras (tofi) di sekitar area yang mengalami radang. Tofi adalah gumpalan-gumpalan kecil berwarna putih atau kuning di balik kulit yang terbentuk dari akumulasi kristal-kristal asam urat. Benjolan tofi biasanya muncul pada lutut, siku, jari kaki dan jari tangan, lengan, tumit, atau bahkan telinga.

Biasanya tofi muncul pada penderita penyakit asam urat parah atau yang sudah lama tidak ditangani. Namun ada juga tofi yang muncul pada orang yang bahkan belum pernah mengalami serangan penyakit asam urat. Meski sering kali tidak menimbulkan rasa sakit, rutinitas sehari-hari (misalnya berpakaian atau makan) bisa terganggu jika tofi tumbuh di jari tangan.

Kemunculan tofi menjadi sinyal bahwa pengobatan penyakit asam urat tidak bisa ditunda-tunda lagi dan harus segera dilakukan. Jika kadar asam urat berhasil diturunkan, tofi akan berangsur-angsur mengecil seiring larutnya kristal-kristal natrium urat. Namun sebaliknya jika terus dibiarkan, maka tofi akan membesar dan pada akhirnya menimbulkan rasa sakit. Tofi yang meradang tersebut bahkan bisa pecah dan mengeluarkan cairan menyerupai pasta gigi yang terdiri dari campuran nanah dan kristal-kristal urat. Segera konsultasikan kepada dokter jika tubuh Anda ditumbuhi tofi berukuran besar atau terasa menyakitkan. Apabila dianggap perlu, dokter akan melakukan pembedahan untuk membuang tofi tersebut.

Kerusakan sendi permanen akibat radang yang terus berlangsung dan tofi di dalam sendi yang merusak tulang rawan dan tulang sendi itu sendiri. Kerusakan permanen ini biasanya terjadi pada kasus penyakit asam urat yang diabaikan selama bertahun-tahun. Kristal-kristal natrium urat yang terus menumpuk dan membentuk tofi di dalam sendi lambat laun bisa merusak sendi. Bukan hal yang mustahil jika kerusakan sendi secara permanen bisa terjadi apabila kondisi ini tidak kunjung ditangani. Jika sendi sudah rusak, maka operasi terpaksa harus dilakukan oleh dokter untuk memperbaiki atau menggantinya.

Batu ginjal yang disebabkan oleh pengendapan asam urat yang bercampur dengan kalsium di dalam ginjal. Asam urat di dalam tubuh dikeluarkan dalam bentuk air seni melalui ginjal. Adakalanya asam urat tersebut menciptakan endapan-endapan di dalam ginjal, terlebih jika kadarnya yang tinggi. Jika ukuran endapan masih kecil, maka tubuh akan membuangnya secara alami melalui saluran kemih. Namun jika ukurannya terlalu besar, maka bisa menimbulkan penyakit batu ginjal.

Selain sensasi seperti selalu ingin buang air kecil, penderita penyakit batu ginjal biasanya akan merasakan sakit saat buang air kecil akibat terganggunya aliran urine. Jika tidak segera ditangani, penyakit ini bisa menyebabkan infeksi di dalam sistem kemih. Menurut data, sekitar 10-25 persen penderita penyakit asam urat turut mengalami masalah batu ginjal. Dokter biasanya akan memberikan obat yang dapat melarutkan batu ginjal dan menurunkan kadar keasaman dalam urine. Selain itu, penderita batu ginjal juga disarankan untuk minum banyak air untuk mengeluarkan endapan-endapan asam urat.

Masalah psikologis. Perubahan suasana hati dan stres bisa saja dialami oleh penderita penyakit asam urat. Bukan hanya karena nyeri luar biasa yang dirasakan, tapi juga efek dari kondisi ini yang membuat rutinitas sehari-hari menjadi terganggu. Jika diabaikan, maka tidak mustahil bisa mengarah kepada depresi. Maka dari itu, sebelum muncul masalah psikologis yang lebih serius, segera temui dokter jika Anda adalah penderita penyakit asam urat dan Anda merasa stres dengan kondisi yang dialami.

Mencegah terulangnya serangan penyakit asam urat
Makanan yang mengandung banyak purin dapat meningkatkan kadar asam urat di dalam tubuh dan membuat kita rentan untuk terserang gejala penyakit asam urat. Oleh karena itu, hindari makanan semacam itu. Contoh-contoh makanan yang banyak mengandung purin adalah jeroan (jantung, hati, ginjal, dan otak), makanan laut (kerang-kerangan, kepiting, dan udang), daging merah, makanan yang mengandung ragi, dan ikan yang banyak mengandung minyak (sarden, makarel, dan ikan teri). Selain karena jeroan, kadar asam urat juga bisa meningkat apabila kita terlalu banyak mengonsumsi camilan manis, minuman manis, dan minuman beralkohol. Jenis minuman beralkohol yang paling berisiko memicu serangan penyakit asam urat adalah bir, wiski, dan vodka.

Kurangi berat badan apabila Anda memiliki proporsi tubuh kegemukan (obesitas) karena fisik seperti itu akan membuat Anda rentan terhadap serangan penyakit asam urat. Selain itu, jangan mengesampingkan pentingnya berolah raga secara cukup agar tubuh Anda selalu sehat dan bugar. Jika kebetulan Anda sedang merasakan gejala penyakit asam urat, namun ingin menjaga kebugaran fisik, hindarilah melakukan olah raga yang dapat memberikan tekanan pada sendi yang meradang. Sebaiknya pilih olahraga renang karena air dapat ikut menopang berat badan sehingga sendi tidak terlalu mengalami tekanan.

Minum air putih secukupnya tiap hari. Disamping dapat menghindarkan diri dari dehidrasi, air juga dapat memperlancar pembuangan asam urat melalui urine sehingga risiko pembentukan kristal menjadi minim. Disarankan agar kita minum sekitar 6-8 gelas air mineral per hari, bahkan lebih banyak jika kita juga rutin melakukan olahraga atau sedang berada di bawah cuaca panas.

Selain melalui pengaturan makanan, minuman, berat badan, dan olahraga, serangan gejala penyakit asam urat juga bisa dicegah melalui obat-obatan yang diresepkan oleh dokter. Biasanya obat pencegah asam urat diperuntukkan bagi pasien yang sering mengalami kambuh atau pasien yang sudah terkena komplikasi penyakit asam urat. Berikut ini jenis-jenis obat pencegah serangan penyakit asam urat.

Allopurinol. Tablet yang diminum sekali dalam sehari ini dapat membantu tubuh menurunkan jumlah asam urat dengan cara menghambat enzim yang bertugas mengubah purin menjadi asam urat. Dosis allopurinol harus disesuaikan untuk memastikan tercapainya penurunan kadar asam urat sesuai target, yaitu di bawah 360 umol/L atau 6 mg/dl. Dosis obat ini biasanya akan meningkat tiap 3-4 minggu, tergantung kepada hasil pemeriksaan darah. Kristal-kristal asam urat di dalam tubuh umumnya akan hilang secara total dalam waktu 1-2 tahun masa pengobatan. Kadang-kadang serangan gout dapat terjadi ketika Anda pertama kali menggunakan pengobatan dengan allopurinol. Hal ini disebabkan oleh menyusutnya kristal-kristal yang ada di tulang rawan sendi akibat kadar asam urat yang berkurang drastis hingga di bawah titik jenuh. Kristal yang menyusut tersebut menjadi lebih mudah meloloskan diri dari tulang rawan ke dalam rongga sendi dan akhirnya membuat lapisan sendi atau sinovium mengalami radang. Namun jangan khawatir hal ini akan berhenti setelah tubuh Anda benar-benar bersih dari kristal natrium urat. Yang terpenting adalah Anda jangan menyerah menjalani terapi pengobatan ini demi hasil yang maksimal. Efek samping yang mungkin saja timbul dari penggunaan allopurinol adalah sakit kepala, gangguan pencernaan, diare, dan ruam kulit. Khusus untuk efek samping ruam kulit, temui dokter jika Anda mengalaminya karena bisa jadi itu merupakan tanda alergi terhadap obat.

Probenecid. Obat ini mampu menurunkan kadar asam urat dengan cara meningkatkan kemampuan ginjal untuk membuangnya. Efek samping yang mungkin saja ada setelah menggunakan probenecid adalah sakit perut, ruam kulit, dan risiko penyakit batu ginjal.

Pencegahan
Cara yang bisa Anda lakukan untuk mencegah asam urat/ gout adalah dengan melakukan perobahan gaya hdup menjadi lebih sehat. Anda bisa meningkatkan konsumsi makanan dengan nutrisi seimbang dan berserat tinggi. Ingat untuk konsumsi air putih yang cukup serta rajinlah berolahraga.

Mencegah penyakit asam urat dengan vitamin C
Menurut sebuah penelitian, vitamin C mampu mencegah penyakit asam urat dengan cara meningkatkan kinerja ginjal dalam membuang asam urat yang ada di tubuh kita. Dosis vitamin C yang dianjurkan adalah 500 miligram per hari.

Namun sebelum Anda mengonsumsi suplemen vitamin C, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu kepada dokter karena dikhawatirkan Anda memiliki masalah kesehatan yang bisa bertambah parah atau sedang menjalani pengobatan dengan obat yang tidak boleh digunakan bersamaan dengan suplemen vitamin C.

Penyebab
Penumpukan asam urat di dalam sendi adalah penyebab penyakit asam urat. Asam urat sejatinya merupakan limbah yang terbentuk dari penguraian zat purin yang ada di dalam sel-sel tubuh. Sebagian besar asam urat dibuang melalui ginjal dalam bentuk urine dan sebagian kecil lainnya dibuang melalui saluran pencernaan dalam bentuk tinja.

Jika asam urat yang dibuang dari tubuh jauh lebih sedikit dari jumlah yang diproduksi, maka asam urat akan menumpuk dan membentuk kristal-kristal tajam natrium urat berukuran mikro yang bermuara di dalam sendi atau di sekeliling jaringan sendi. Ketika kristal-kristal tajam tersebut masuk ke ruang persendian dan mengganggu lapisan lunak sendi, maka terjadilah peradangan yang terasa sangat sakit.

Asam urat/ gout merupakan zat sisa yang dibentuk oleh tubuh pada saat tubuh memetabolisme substansi yang dinamakan purin. Purin bisa ditemukan di beberapa jenis makanan dan minuman –seperti di alkohol, hati, daging, dan seafood.

Penyakit gout timbul saat asam urat di tubuh menumpuk dan sulit untuk dikeluarkan oleh tubuh. Saat tubuh Anda memproduksi terlalu banyak asam urat, maka yang selanjutnya akan terjadi adalah penumpukan yang membentuk kristal- kristal asam urat. Penumpukan bisa terjadi di sekitar sendi dan ginjal.

Seseorang yang suka mengonsumsi makanan yang menyebabkan peningkatan asam urat  (contohnya jeroan, hidangan laut, daging merah) dan seseorang yang gemar mengonsumsi minuman beralkohol akan berisiko tinggi terkena penyakit asam urat. Selain itu, penyakit ini juga rawan dialami oleh orang-orang yang menderita obesitas, diabetes, hipertensi, atau penyakit ginjal kronik.

Menurut penelitian, seseorang yang memiliki keluarga penderita penyakit asam urat juga dapat terkena kondisi sama. Dengan kata lain, penyakit ini bersifat genetik juga.

Risiko terkena penyakit asam urat juga tinggi bagi orang-orang yang sedang menjalani pengobatan menggunakan obat-obatan jenis tertentu, misalnya niacin, aspirin, obat penghambat enzim pengubah angiotensin (ACE inhibitor), obat penghambat beta (beta blocker), sislosporin, diuretik, dan obat-obatan kemoterapi.

Beberapa faktor resiko timbulnya gout adalah:
Obesitas, tekanan darah tinggi, dan diabetes.
Memiliki riwayat penderita asam urat (gout) dalam keluarga.
Gangguan ginjal.
Mengonsumsi makanan yang tinggi akan asam urat seperti daging merah dan seafood.
Mengonsumsi terlalu banyak alkohol.

Berdasarkan catatan sejarah, penyakit asam urat merupakan salah satu penyakit yang paling tua di dunia. Pasalnya, penyakit ini ternyata sudah dikenal sejak 2000 tahun yang lalu. Pada jaman dahulu penyakit ini sering menyerang orang-orang kelas bangsawan atau menengah atas. Bahkan, penyakit ini dalam beberapa literatur sering disebut sebagai ‘penyakit raja-raja’. Hal itu terjadi karena penyakit ini sering diasosiasikan dengan makanan-makanan enak dan lezat, yang pada jaman itu hanya bisa dinikmati kaum bangsawan.

Penyakit asam urat adalah penyakit yang juga sangat berkaitan dengan gaya hidup. Oleh karena itu cara mengatasinya selalu berkaitan dengan mengubah pola hidup kita. Dengan sedini mungkin membiasakan pola hidup sehat, akan meminimalisir seseorang menderita penyakit ini.


*Tombol-tombol diatas mengandung iklan. Untuk menuju artikel yang diinginkan silahkan tunggu 5 detik hingga muncul tombol "skip ad" kemudian klik tombolnya, jika tidak muncul tombol "skip ad" harap refresh halaman tersebut (dimohon keikhlasannya demi eksistensi website ini). Iklan-iklan yang muncul bukanlah virus, Apabila terbuka jendela iklan yang baru (POP UP) silahkan tutup halaman tersebut (tekan tombol kembali untuk pengguna android). Jika tombol tidak bisa diklik silahkan refresh halaman ini.

Tuesday, 17 July 2018

Penyakit Ambeien: Penjelasan, Gejala serta Tips Mengatasinya

 Penyakit Ambeien: Penjelasan, Gejala serta Tips Mengatasinya



Ambeien atau wasir merupakan penyakit di mana pembuluh darah yang ada di sekitar anus atau rektum (bagian akhir dari usus besar, sebelum anus) membengkak dan meradang. Kondisi juga sering disebut sebagai hemorrhoid.Penyebabnya tidak diketahui dengan pasti, tapi kemungkinan berhubungan dengan meningkatnya tekanan dalam pembuluh darah di dalam dan sekitar anus.

Wasir dapat muncul di dalam rektum (saluran yang menghubungkan usus besar dengan anus) atau di sekitar anus (dubur). Biasanya wasir disebabkan karena sering dan kelamaan mengejan saat BAB (buang air besar). Penyakit ini masih dibagi menjadi dua jenis, yaitu:

Internal hemorrhoid. Wasir ini muncul di dalam saluran rektum Anda. Biasanya internal hemorrhoid tidak nyeri tapi menyebabkan BAB berdarah.

External hemorrhoid. Wasir ini terletak di luar anus dan mungkin terasa gatal atau nyeri, terkadang bisa robek dan berdarah.

Wasir adalah kondisi yang tidak berbahaya dan tidak menular. Biasanya wasir dapat sembuh sendiri atau dapat disembuhkan dengan mudah menggunakan obat wasir.

Wasir adalah kondisi yang sangat sering terjadi. Berdasarkan penelitian pada usia 50 tahun, hampir setengah populasi pernah mengalami wasir. Ambeien atau wasir adalah kondisi yang bisa menyerang siapa saja.

Wasir dapat terjadi pada laki-laki dan perempuan, tapi lebih sering terjadi pada ibu hamil dan pasien sembelit (susah BAB) atau diare kronis.

Tanda dan gejala wasir
Ambeien atau wasir adalah kondisi yang memiliki beberapa gejala berikut, yakni:

BAB berdarah berwarna merah terang dan tidak nyeri.
Pendarahan yang keluar saat buang air besar bisa jadi merupakan tanda dari Gejala Ambeien. Infeksi pada benjolan penyakit ambeien akan mengeluarkan darah yang harus kita tangani secara benar. Pilihlah Obat Ambeien secepatnya untuk menghentikan pendarahan dan mengatasi luka yang muncul.

Gatal dan iritasi pada area rektum.
Jaringan anus terdiri dari bantalan bantalan yang berfungsi menahan feses untuk keluar. Pada saat Gejala Ambeien kambuh jaringan jaringan di sekitar bantalan tersebut akan mengalami rasa gatal.

Nyeri dan rasa tidak nyaman. Nyeri timbul akibat teriritasinya wasir akibat bergesekan dengan pakaian atau saat duduk. Nyeri hebat juga dapat timbul bila terdapat pembekuan darah pada wasir.

Terkadang bila muncul keinginan buang air besar penderita mengalami rasa sakit karena feces yang mengeras dan menggesek jaringan pembuluh darah yang membengkak di bagian anus. Rasa sakit ini muncul hingga penderita sangat tersiksa bila mengedan buang air besar, keluar keringat dingin dan feses sulit keluar.

Rasa tidak nyaman akan muncul pada penderita saat Gejala Ambeien kambuh. Duduk terasa tidak nyaman, bila berjalanpun terasa ada yang mengganjal di bagian dubur. Sakit yang dirasakan saat duduk bisa menghambat aktifitas.

Bengkak di sekitar anus.
Sebelum munculnya benjolan Gejala Ambeien atau wasir, pembuluh darah pada rectum akan mengalami pelebaran atau pembengkakan yang menyebabkan jaringan disekitarnya menegang. System pembuangan pada jalur rectum akan mengalami gangguan dan ini tentu berbahaya bagi system metabolisme tubuh. Atasi secepatnya dengan Obat Ambeien untuk meredakan gejala pembengkakan baik yang terjadi pada kasus ambeien luar atau dalam.

Benjolan yang sensitif atau nyeri di dekat anus.
Gejala Ambeien muncul dengan dua jenis yaitu ambeien luar dan ambeien dalam. Tanda munculnya ambeien luar adalah bila muncul tonjolan yang berasal dari jaringan anus, kadang benjolan tersebut bisa kempis dengan sendirinya dan masuk kembali ke dalam lubang dubur. Sedangkan ambeien dalam atau internal muncul di atas jalur dentate dalam anus. Lakukan pemeriksaan lebih lanjut agar penanganannya bisa segera dilakukan. Kedua jenis ambeien ini sama sama membutuhkan Obat Ambeien yang ampuh untuk mengobatinya. Membicarakan benjolan jadi teringat dengan penyakit hernia yang terdapat benjolan di selangkangan ataupun di sekitaran organ perut yang karena turunnya sebuah usus kebawah yang dapat diantisipasi oleh celana hernia maupun dengan Obat Hernia.

Pada kasus ambeien luar dan dalam penderita akan mengalami rasa sakit saat Gejala Ambeien kambuh. Jaringan anus akan mengalami gangguan dengan munculnya ambeien dan ini tidak bisa dipandang sebagai penyakit ringan. Perlu Obat Ambeien untuk menghilangkan rasa sakit sekaligus untuk mengembalikan benjolan kembali normal.

Pucat, mudah lemas, tidak mudah konsentrasi, bila telah terjadi komplikasi anemia akibat perdarahan yang berlebihan.

Kondisi ambeien yang yang lebih sering menyebabkan rasa tidak nyaman dan nyeri yaitu external hemorrhoid. Internal hemorrhoid biasanya tidak menyebabkan rasa nyeri.

Penyebab wasir (ambeien)
Penyebab hemoroid sebenarnya masih tidak jelas. Tapi, penyakit ini dihubungkan dengan adanya peningkatan tekanan darah dalam pembuluh darah yang berada di anus dan sekitarnya.

Penyebab wasir yaitu pembengkakan pembuluh darah vena. Pembengkakan bisa terjadi akibat meningkatnya tekanan di rektum bagian bawah. Faktor yang meningkatkan tekanan tersebut yaitu:
Mengejan saat BAB.
Duduk terlalu lama.
Diare atau sembelit kronis.
Berat badan berlebih atau obesitas.
Hamil.
Kurang asupan makanan berserat.

Faktor risiko penyebab wasir
Wasir disebabkan oleh bengkaknya pembuluh darah vena akibat peningkatan tekanan di rektum bagian bawah. Faktor-faktor yang bisa menjadi penyebab wasir antara lain:

Sembelit kronis. Feses yang mengeras akibat sembelit membuat Anda harus mengeluarkan tenaga lebih banyak untuk mengejan. Tekanan ekstra tersebut akhirnya bisa memicu pembengkakan pembuluh darah di anus, menjadi penyebab wasir.

Kehamilan. Seiring usia kehamilan yang semakin membesar, rahim akan ikut berkembang mengikuti perkembangan janin. Tekanan rahim ini kemudian akan menekan pembuluh darah yang ada di usus besar hingga memicu munculnya benjolan di daerah anus.

Duduk terlalu lama. Kebiasaan duduk yang terlalu lama bisa menjadi penyebab wasir, sebab pembuluh darah di sekitar anus akan banyak terisi darah. Aliran darah yang konstan tersebut akhirnya akan menekan dinding pembuluh darah hingga semakin membesar.

Mengangkat benda berat. Berulang kali mengangkat benda yang berat bisa jadi penyebab wasir karena adanya penumpukan tekanan di bagian rektum yang akan memengaruhi aliran darah dan membuat pembuluh darah menjadi bengkak.

Usia. Kondisi tubuh yang semakin menua secara alami menyebabkan jaringan pembuluh darah di sekitar rektum dan anus semakin melemah dan meregang, sehingga rentan membengkak. Inilah yang akhirnya jadi penyebab wasir.

Gejala hemoroid bisa menghilang setelah beberapa hari tanpa penanganan. Hemoroid yang muncul pada masa kehamilan akan menghilang dengan sendirinya setelah Anda melahirkan. Tapi membuat perubahan gaya hidup untuk mengurangi nyeri pada pembuluh darah anus dan sekitarnya sangat disarankan.

Jika Anda menderita penyakit wasir, ada beberapa pantangan penyakit ambeien dan hal-hal apa saja yang boleh dilakukan guna meredakan nyeri ambeien dan mempercepat penyembuhan.

Makanan
Gejala Ambeien muncul bisa diakibatkan oleh pola makan kita yang kurang serat, akibatnya akan terjadi panas dalam yang menyebabkan kambuhnya ambeien. Tips atasi ambeien yang paling efektif adalah dengan mengatur pola makan yang kaya akan serat.

Makanan yang mengandung sedikit serat dapat menyebabkan sembelit hingga menjadi wasir. jadi, batasilah makanan-makanan tersebut seperti roti putih, produk olahan susu, daging, daging olahan, karbohidrat olahan, makanan olahan, makanan beku, dan makanan cepat saji. Awasi pula jumlah garam yang masuk ke dalam tubuh dan hindari mengonsumsi minuman beralkohol, makanan pedas, dan buah sitrus.

Ada makanan yang menjadi pantangan penyakit ambeien, ada pula yang disarankan. Penderita ambeien disarankan untuk mengonsumsi makanan kaya serat seperti kacang-kacangan (kacang hitam, kacang merah), alpukat, gandum utuh, brokoli, pisang, apel, buah pir, dan oatmeal. Saat sarapan atau makan siang, coba konsumsi campuran satu sendok makan minyak mineral dengan selai apel atau yogurt agar tinja bisa keluar dengan lebih mudah. Tapi, jangan terus-menerus melakukan hal ini.

Mengonsumsi serat larut yaitu jenis serat yang lengket dan lembut, seperti gel sehingga dapat menyerap air. Ini membuat feses menjadi lebih lembut, terbentuk dengan baik, dan mudah melewati anus ketika dikeluarkan. Anda yang mengonsumsi banyak serat jenis ini akan terhindar dari sembelit.

Anda yang memiliki ambeien pasti sangat kesulitan saat BAB (sembelit). Oleh sebab itu, makanan yang mengandung banyak serat seperti ini dapat mengurangi sembelit yang dirasakan dan mengurangi iritasi yang terjadi ketika buang air.

Serat tidak larut merupakan jenis serat yang memiliki sifat yang tidak larut dalam air sehingga tidak dipecah secara langsung di usus dan langsung menyerap ke aliran darah yang mengalir ke sistem pencernaan. Ini membantu menjaga sistem pencernaan karena menyeimbangkan zat kimia di usus.

Makanan yang tinggi serat biasanya memiliki kedua jenis serat ini bersamaan. Terlalu banyak mengonsumsi makanan tinggi serat terlalu cepat juga tidak baik untuk kesehatan. Pasalnya, perut Anda akan merasa penuh dan lebih mudah buang gas. Oleh karena itu, Anda juga dianjurkan untuk mengonsumsi banyak cairan guna menyeimbangkan serat tersebut.

Berdasarkan Angka Kecukupan Gizi, dalam kondisi normal tubuh membutuhkan sekitar 37 sampai 38 gram serat per hari untuk yang berumur 18-50 tahun. Bila Anda memiliki ambeien, konsultasikan kepada dokter untuk mendapatkan takaran serat yang Anda butuhkan per hari sesuai dengan kondisi Anda.

Ada banyak makanan yang mengandung tinggi serat, misalnya kacang almond, kacang polong, kacang hitam, kacang hijau, dan kacang lentil.

Makanan dari biji-bijian juga kaya akan serat tidak larut. Anda dengan mudah menemukan makanan dari biji-bijian pada oatmeal (bubur gandum), jagung, roti, atau biskuit yang terbuat dari dari tepung gandum.

Sementara untuk sayuran Anda dapat mengonsumsi buah anggur, apel, stroberi, pisang, kurma, tomat, atau ceri. Makanan yang mengandung banyak air juga bisa Anda konsumsi. Misalnya mentimun, seledri, semangka, dan lain-lain.

Jangan menunda buang air besar
Ketika perut sudah berontak dan hasrat untuk mengeluarkan isi perut muncul, segeralah ke kamar mandi atau toilet. Menunda-nunda atau menunggu sampai pekerjaan kita selesai adalah pantangan penyakit ambeien. Menunda buang air besar dapat memperparah sembelit dan akhirnya memperburuk wasir.

Mengangkat kaki
Jika menggunakan toilet duduk, angkat kaki sedikit atau memijakkan kaki di atas bangku kecil. Posisi ini membuat posisi rektum berubah, hingga memungkinkan tinja keluar dengan lebih mudah.

Jangan mengejan
Pantangan penyakit ambeien selanjutnya adalah mengejan. Mengejan memberi lebih banyak tekanan pada pembuluh darah di rektum, di mana itu merupakan salah satu penyebab paling umum dari ambeien. Tak hanya mengejan ketika buang air besar, meningkatnya tekanan pada pada pembuluh darah juga bisa dikarenakan mengangkat benda berat, batuk kronis, atau bahkan kehamilan.

Jangan berlama-lama di kamar mandi
Janganlah membawa buku, handphone, atau tablet ke kamar mandi ketika buang air besar, karena benda-benda tersebut bisa membuat kita betah duduk di toilet. Semakin lama kita nongkrong di toilet, semakin besar juga risiko tekanan pada pembuluh darah. Risiko tersebut bahkan menjadi lebih besar jika kita menggunakan toilet duduk.

Pilihan pengobatan untuk wasir
Beberapa wasir dapat sembuh sendiri. Namun beberapa wasir dapat menyebabkan gejala yang membutuhkan terapi. Pilihan perawatan atau obat wasir yaitu:

Menggunakan makanan penambah serat
Penambah serat seperti psyllium (Metamucil) atau methylcellulose (Citrucel) dapat membantu pengeluaran feses Anda dan mengobati sembelit.

Obat wasir
Obat wasir dalam bentuk krim dan obat supositori dapat membantu meredakan gejala-gejala seperti rasa nyeri dan gatal akibat wasir.

Operasi pengangkatan wasir
Operasi angkat wasir disebut juga dengan hemoroidektomi. Hemoroidektomi adalah cara mengobati ambien berat dan kambuhan yang paling efektif. Hemoroidektomi akan mengangkat jaringan berlebih yang menyebabkan perdarahan. Operasi ambeien ini dapat dilakukan dengan bius lokal yang dikombinasikan dengan obat penenang, bius spinal, atau bius umum.

Menurut data Depkes pada tahun 2008, prevalensi hemoroid di Indonesia setidaknya 5,7 persen dari total populasi atau sekitar 10 juta orang. Menurut data WHO tahun 2008, jumlah penderita wasir atau hemoroid di seluruh dunia adalah sekitar 230 juta orang.

Semoga artikel diatas bermanfaat bagi Anda dan Salam Sehat.

*Tombol diatas mengandung iklan. Untuk menuju artikel yang diinginkan silahkan tunggu 5 detik hingga muncul tombol "skip ad" kemudian klik tombolnya, jika tidak muncul tombol "skip ad" harap refresh halaman tersebut (dimohon keikhlasannya demi eksistensi website ini). Iklan-iklan yang muncul bukanlah virus, Apabila terbuka jendela iklan yang baru (POP UP) silahkan tutup halaman tersebut (tekan tombol kembali untuk pengguna android). Jika tombol tidak bisa diklik silahkan refresh halaman ini.

Sunday, 10 June 2018

Berbagai Macam Jenis Jerawat dan Pencegahannya

          Berbagai Macam Jenis Jerawat dan Pencegahannya



Jerawat adalah suatu kondisi kulit yang mempengaruhi kelenjar minyak kulit. Pori-pori pada kulit manusia dihubungkan oleh sebuah kanal (folikel) ke kelenjar minyak di bawah kulit, yang menghasilkan zat berminyak yang disebut sebum. Sel-sel kulit mati yang diangkut melalui folikel ke permukaan kulit, dengan menggunakan media minyak. Folikel ini juga memiliki untaian tipis seperti rambut tumbuh keluar dari itu. Ada kalanya folikel ini akan diblokir/terhambat, yang mengarah ke pembentukan jerawat.

Jerawat merupakan jenis penyakit kulit yang paling sering tumbuh di wajah dan sangat mengganggu hingga mempengaruhi kecantikan wajah seseorang. Jenis-jenis jerawat yang ada di dunia medis sangat banyak yang harus diperhatikan. Kesehatan kulit menjadi hal yang sangat penting. Wajah mulus tanpa jerawat mungkin saja menjadi dambaan sebagian besar orang. Banyak orang merasa tidak nyaman dan tidak percaya diri ketika harus keluar rumah dengan kondisi wajah berjerawat.

Memiliki wajah sempurna tanpa gangguan yang merusak penampilan adalah hal yang diinginkan oleh seluruh orang khususnya untuk para wanita yang selalu ingin tampil cantik. Pada umumnya wanita memang memiliki kulit yang lebih halus dan lebih cerah namun juga terdapat banyak gangguan yang terdapat pada kulit wajah seperti komedo, jerawat, kulit kering, kulit berminyak,  dan lain sebagainya. Diantara berbagai macam masalah tersebut salah satu masalah yang sering membuat malu adalah jerawat. Hal tersebut dikarenakan jerawat merupakan masalah kulit yang dapat mengurangi penampilan sebab bentuknya yang timbul dan terkadang terdapat warna putih seperti nanah atau bahkan dapat menyebabkan wajah menjadi iritasi. Jerawat juga dapat menurunkan rasa percaya diri terhadap penampilan dan oleh sebab itu jerawat harus segera di basmi dengan cepat.

Jerawat sendiri disebabkan karena pori-pori dikulit kita yang tersumbat sehingga memicu tumbuhnya semacam benjolan berwarna merah yang mengandung nanah. Jerawat merupakan penyakit kulit yang hampir semua orang pernah mengalaminya. Jerawat sendiri timbul karena perubahan hormon yang dialami penderitanya dan biasanya muncul saat penderitanya sedang mengalami menstruasi, dalam proses kehamilan, serta mengalami stress yang berlebih.

Daerah-daerah tertentu dari tubuh lebih rentan terhadap perkembangan jerawat. Hal itu kemungkinan besar terbentuk pada daerah wajah, leher, punggung, dada, dan bahu. Masalah yang disebabkan oleh jerawat sebenarnya hanya terkait pada citra diri seseorang dan tingkat kepercayaan, daripada apapun kepada ancaman kesehatan yang serius.

Alasan penyebab jerawat tidak sepenuhnya jelas, meskipun kita tahu bahwa ketika untai sel-sel rambut, sebum, dan kulit tetap bersama-sama mereka memblokir folikel. Bakteri di steker menyebabkan pembengkakan. Kemudian ketika steker mulai rusak, jerawat tumbuh.

Macam-macam Jenis Jerawat
Banyak yang menyangka bahwa jerawat hanya ada satu jenis. Namun ternyata jerawat memiliki beberapa jenis.

Secara garis besar jerawat terbagi ke dalam 2 kelompok.

Kelompok pertama adalah jerawat yang tidak di sertai dengan peradangan, atau yang di kenal dengan istilah Noninflamatory acne.

Yang kedua adalah kelompok jerawat yang di sertai dengan peradangan yang di kenal dengan istilah Inflamatory acne.

Agar lebih mudah di pahami, kita kelompokkan dulu macam-macam jerawat yang termasuk ke dalam 2 golongan tersebut, yaitu:
Noninflamatory acne
Jerawat yang termasuk ke dalam kelompok ini biasanya lebih mudah di atasi karena tidak di sertai dengan peradangan.

Golongan noninflamatory acne ini terdiri dari komedo hitam (blackheads), dan komedo putih (whiteheads).

Inflamatory ance
Jerawat yang termasuk ke dalam kelompok inflamatory acne biasanya lebih parah karena di sertai dengan peradangan.

Terdiri dari jerawat papule, pustules, nodules, dan cystic.

Dibawah ini merupakan penjelasan dari berbagai jenis jerawat secara spesifik serta ciri – cirinya:

Jerawat biasa


 Hampir sebagian besar orang pernah menderita jerawat ini. Jerawat ini mudah dikenali karena bentuknya yang kecil dan berwana putih kemerahan. Jerawat ini timbul dikarenakan tersumbatnya pori-pori dan terinfeksi baktmeri propionibacterium acne. Bakteri tersebut hidup di daerah diprosuksinya asam lemak pada kantung kelenjar yang tersembunyi dibawah permukaan kulit atau sering juga disebut sebagai kelenjar sebaceous.Yang perlu diwaspadai dari bakteri ini yaitu karena bisa menimbulkan iritasi pada bagian wajah disekitarnya.

Jerawat Batu (Kistik)


 Jerawat batu memiliki ukuran yang lebih besar daripada jerawat biasa. Jerawat batu berwarna lebih merah dan meradang. Jika terus dibiarkan, jerawat batu akan meninggalkan bekas yang susah dihilangkan. Jerawat batu atau yang sering disebut juga Cystic Acne disebebkan karena kelenjar minyak yang terlalu banyak dan pertumbuhan sel yang tidak normal. Jerawat batu tergolong jerawat yang parah.

Jerawat batu mirip seperti nodul tetapi berukuran lebih besar, dan terbentuk jauh di dalam kulit dan dipenuhi dengan cairan jernih atau nanah. Jerawat batu lunak, menyakitkan, dan dapat meninggalkan bekas luka setelah bintilnya menghilang. Jerawat batu juga cenderung mencolok dan membuat Anda tak percaya diri.

Komedo


 Komedo disebabkan oleh sel-sel kulit mati dan sekresi kelenjar minyak yang berlebih. Komedo terbagi menjadi dua macam yakni komedo tertutup dan komedo terbuka. Komedo tertutup terlihat seperti tonjolan kecil berwarna putih. Sedangkan komedo terbuka terlihat seperti pori-pori yang membesar dan menghitam.

Terdapat 2 macam jenis komedo, yaitu:

Whiteheads (Komedo Putih)


Untuk jenis jerawat yang pertama yaitu Whiteheads. Whiteheads ini sendiri sebenarnya adalah komedo yang terdapat pada wajah. Komedo dapat muncul di wajah saat minyak dan sel-sel kulit mati bercampur dan menyumbat pori-pori. Banyak yang tidak tahu bahwa komedo tersebut juga masuk dalam golongan jerawat yang bentuknya lebih kecil. Juga biasa di istilahkan sebagai komedo tertutup atau juga komedo putih. Hal tersebut dikarenakan jerawat kecil ini terjadi di bagian bawah permukaan kulit. Biasanya komedo hadir dalam jumlah yang banyak namun juga tidak terlalu terlihat sebab ukurannya yang sangat kecil.

Blackheads (Komedo Hitam)


Untuk jenis jerawat yang kedua yaitu ada blackheads. Tahukah anda bahwa jenis jerawat yang satu ini merupakan jenis komedo juga. Jika whiteheads adalah komedo tertutup atau juga komedo putih maka istilah blackheads ini adalah komedo terbuka atau juga komedo hitam. Jerawat kecil yang satu ini berupa bintik bintik hitam yang bisa saja terjadi akibat adanya sumbatan pada pori pori wajah. Pori pori wajah dapat tersumbat apabila kondisi kulit memproduksi banyak minyak atau kulit berminyak. Juga disebabkan oleh adanya sel kulit mati dan juga bakteri.

Warna yang hitam karena zat minyak terpapar oleh oksigen dan mengalami oksidasi. Sehingga dari luar warnanya akan terlihat seperti bintik hitam.

Komedo hitam mudah di kenali karena terlihat dari permukaan kulit seperti bintik-bintik hitam yang berisi lemak yang mengeras.

Papula (Benjolan Merah)


Jenis jerawat yang satu ini merupakan tahap lanjut dari kondisi dimana kulit mengalami komedo yang kemudian menyebabkan iritasi atau peradangan. Biasanya bisa ditandai dari adanya benjolan yang warnanya kemerahan. Namun pada benjolan ini tidak terdapat puncak yang berwarna putih sebab jerawat yang satu ini tidak mengandung nanah. Oleh karena itu jenis jerawat yang satu ini sebaiknya tidak dipencet sehingga tidak menambah peradangan.

Terkadang, pori-pori teriritasi dan komedo menjadi meradang. Papula adalah benjolan kecil berwarna merah pada kulit. Mencolek jerawat papula dapat menyebabkan bekas luka setelah sembuh.

Pustula (Benjolan Merah Dengan Puncak Putih) 


Pustula adalah puncak dari komedo yang meradang. Pustula muncul dengan dasar yang merah dan kepala yang putih. Jerawat yang satu ini juga berbentuk benjolan yaitu sama dengan jenis jerawat papula. Namun pada bagian puncak jerawat ini terdapat warna putih yang berisi nanah. Jerawat inilah yang memang biasa dikenal dan sering tumbuh pada area kulit.

Pustula dipenuhi dengan nanah dan mencuilnya dapat menyebabkan luka parut yang dalam. Saat Anda menyentuh kulit Anda, Anda mungkin merasa seperti sedang menyentuh amplas.

Nodula


Jerawat berikut ini timbul dengan ukuran yang lebih besar dan kondisi warnanya memerah. Jerawat ini biasanya dapat tumbuh pada kulit wajah dalam kurun waktu yang sangat lama yaitu bisa sampai berbulan bulan. Peradangan ini biasanya tidak hanya terjadi pada bagian atas permukaan kulit saja namun juga terjadi pada bagian bawah permukaan kulit.

Nodula terbentuk di bawah kulit, kemudian menjadi komedo yang meradang dan keras. Nodula bisa menimbulkan rasa sakit. Setelah bintil menghilang, bekas luka yang merah atau gelap akan tertinggal.
Sebaiknya jangan meremas dan memencet noda ini karena perawatan yang tidak benar dapat mengakibatkan infeksi lebih dalam dan luas, juga dapat menyebabkan peradangan kulit berkepanjangan dan bekas luka yang sulit dihilangkan. Jika dibiarkan, jerawat nodula dapat terbentuk lagi di tempat yang sama. Sebaiknya segera temui dokter kulit.

Jerawat Juvenil


 Jerawat ini timbul pada masa pubertas umur 14-20 tahun. Penyebab jerawat ini yaitu masalah hormonal yang belum stabil dalam memproduksi sebum.

Jerawat tipe juvenil merupakan perkembangan dari hormon jadi mungkin harus di atasi dengan cara yang alami, jangan menggunakan cara berbahaya.

Jerawat Vulgaris


 Jerawat vulgaris merupakan semacam kelainan kulit yang ditandai dengan erupsi komedo terbuka, komedo tertutup maupun jerawat yang diikuti dengan kulit kemerahan serta bersisik. Jerawat ini biasanya timbul pada masa remaja dan umunya berlanjut sampai pada masa dewasa. Jerawat ini bisa disebabkan karena kelebihan minyak, perubahan hormonal, produk kosmetik serta kulit mati yang tidak lepas secara semestinya.

Jerawat Rosacea


 Jerawat ini biasanya timbul pada wanita yang berusia 30-50 tahun. Pada mulanya, jerawat ini akan tampak kemerahan yang dapat menimbulkan peradangan sehingga bisa menimbulkan sisik pada lipatan hidung.

Jerawat Nitrosica


 Jerawat jenis ini harus diwaspadai karena yang jika dibiarkan akan menyebabkan lubang pada kulit wajah.
Ada banyak jenis jerawat lainnya yang sering ditemukan diberbagai muka baik pria ataupun wanita, bahkan ada jerawat di punggung yang sering menjadi masalah.

Memang harus kita sadari bahwa jerawat tidak hanya ada di muka, ada banyak bagian lain yang mungkin dapat terbentuk jerawat.

Jerawat Hormonal


Jika kamu mulai melihat munculnya dalam jumlah yang lumayan banyak di sekitar dagu dan rahang sabelum menstruasi, bisa jadi itu termasuk jerawat hormonal. Biasanya jerawat jenis ini munculnya konsisten setiap bulan.

Di jelaskan oleh dokter kulit dan direktur riset dan kosmetik klinik dermatologi di Mount Sinai Hospital Joshua Zeichner dari laman allure.com adanya hormon menstruasi dapat mempengaruhi tumbuhnya jerawat.

Hormon dapat menyebabkan produksi minyak atau sebum lebih cepat, akibatnya produksi minyak pun menjadi berlebihan. Kelebihan minyak yang menetap di dalam pori-pori wajah itulah yang mengakibatkan jerawat muncul secara bersamaan.

Jerawat Conglobata


Jerawat conglobata lebih sering terjadi pada laki-laki daripada perempuan pada usia 18 – 30 tahun. Penampilan fisiknya sering ditandai dengan benjolan yang meradang, besar, saling menyambung dan tetap aktif selama bertahun-tahun. Jerawat ini paling sering ditemukan pada wajah, dada, punggung, pantat, lengan atas dan paha.

Kondisi ini biasanya dimulai dengan komedo yang memperburuk menjadi jerawat nodul dan kista. Nodul dan kista tersebut kemudian dapat terus pecah dan terhubung sehingga menciptakan lesi yang berulang. Jika tidak diobati, jerawat conglobata dapat menyebabkan kerusakan kulit yang tak dapat dihilangkan.

Jerawat Fulminans


Jerawat fulminans juga dikenal sebagai jerawat ulseratif akut dan terjadi jika pengobatan jerawat conglobata tidak berhasil. Individu yang terkena akan mengalami rasa sakit dan peradangan pada sendi ditambah dengan masalah kulit akibat jerawat conglobata. Pembengkakan kelenjar getah bening di leher, penurunan berat badan ekstrim dan kekakuan otot dapat terjadi.

Tips Menghindari Jerawat
Setelah anda menjalankan pengobatan untuk mengatasi jerawat, ada baiknya juga jika anda menghindari beberapa hal yang dapat menimbulkan jerawat pada wajah anda, diantaranya yaitu :

Memilih kosmetik yang sesuai dengan jenis kulit anda.

Mengurangi tidur larut malam. Mengontrol gaya hidup dan pola makan yang dapat memicu munculnya jerawat. Mulailah tidak mengkonsumsi junk food yang mengandung garam tinggi.

Mengurangi rokok. Merokok bisa memicu timbulnya jerawat. Jika Anda tidak memiliki masalah dengan itu, jangan biarkan tubuh Anda menjadi terlalu panas, perbanyak makan makanan yang bersifat dingin (melon, mentimun, semangka), mengurangi asupan gula dan menghirup udara yang segar. Juga, cobalah untuk menghindari makanan yang dapat membuat tubuh jadi asam (daging, susu, alkohol, kafein, gula). Mulai menambahkan lebih banyak makanan sehat seperti sayuran hijau dan jus segar.

Hindari makanan berupa gorengan, coklat, alkohol, kopi serta kacang-kacangan.

Mengurangi kemungkinan terjadinya resiko stress karena stress akan menyebabkan penderitanya mengkonsumis makanan yang berlemak.

Penelitian menunjukkan bahwa makanan cepat saji berhubungan dengan jerawat. Junk food dapat menyebabkan produksi insulin meningkat sehingga metabolisme juga akan ikut meningkat dan memicu tumbuhnya jerawat.

Kurangi konsumsi alkohol, makanan berminyak dan susu. Ini adalah zona di mana alergi makanan menjadi salah satu penyebab munculnya jerawat. Untuk mengatasinya, rajinlah berolahraga ringan, seperti jalan kaki, 30 menit setiap hari, serta tidur yang cukup, sehingga hati Anda dapat beristirahat dengan baik.

Periksa tekanan darah Anda dan tingkat konsumsi Vitamin B setiap hari. Kurangi makan makanan pedas, daging dan dapatkan udara yang lebih segar. Selain itu, Anda juga perlu menurunkan kadar lemak jahat ke tubuh dengan memperbanyak konsumsi lemak baik, seperti Omega 3 dan 6 yang ditemukan dalam kacang-kacangan, alpukat, ikan dan biji-bijian. Juga, periksalah apakah make up Anda sudah kedaluwarsa atau tidak.

Bersihkan layar ponsel anda, karena tanpa anda sadari ada banyak bakteri yang menempel pada kulit wajah anda jika anda sering bertelponan dalam kondisi layar ponsel anda kotor.

Macam-macam jerawat yang ada memang berbeda penanganannya, namun keseluruhan jenis jerawat lebih baik dicari tahu pencegahannya agar tidak terjadi pada anda.

Itulah beberapa informasi yang dapat anda ketahui dari jenis jenis jerawat. Dengan adanya ulasan diatas tersebut maka kini anda dapat mengetahui apa saja jenis -  jenis jerawat. Oleh sebab itu akan jauh lebih baik jika wanita mengatasi jerawat dengan menggunakan bahan – bahan atau cara yang alami. Cara alami memang tidak dapat mengatasi jerawat secara instan karena diperlukan tahap atau proses agar jerawat terus mengempes namun sangat aman untuk digunakan.



*Tombol-tombol diatas mengandung iklan. Untuk menuju artikel yang diinginkan silahkan tunggu 5 detik hingga muncul tombol "skip ad" kemudian klik tombolnya, jika tidak muncul tombol "skip ad" harap refresh halaman tersebut (dimohon keikhlasannya demi eksistensi website ini). Iklan-iklan yang muncul bukanlah virus, Apabila terbuka jendela iklan yang baru (POP UP) silahkan tutup halaman tersebut (tekan tombol kembali untuk pengguna android). Jika tombol tidak bisa diklik silahkan refresh halaman ini.