Monday, 11 June 2018

Berbagai ragam Manfaat Pepaya Untuk Kulit serta Kecantikan

Berbagai ragam Manfaat Pepaya Untuk Kulit serta Kecantikan


Manfaat buah pepaya yang paling ampuh adalah untuk melancarkan pencernaan dan BAB  namun tahukah anda bahwa pepaya menyimpan ribuan manfaat lainnya. Pepaya adalah jenis tanaman buah ini sangat banyak dipelihara. Pohon pepaya sering sekali kita jumpai disetiap pekarangan rumah warga di Indonesia. Buah pepaya yang enak dinikmati dalam suasana apapun. Dari pepaya yang masih muda sampai yang sudah matang, dapat dinikmati sebagai kuliner yang sangat menggugah selera. Dibalik itu semua, pepaya memang baik dikonsumsi karena khasiatnya juga berlimpah.

Pepaya merupakan buah yang tumbuh di daerah tropis berwarna orange kemerahan segar. Buah ini sangat disukai orang karena banyak alasan. Salah satunya karena pepaya mengandung vitamin A, C, E dan K yang kaya dan memiliki manfaat anti oksidan. Selain itu pepaya juga mengandung magnesium, potasium, niasin, karoten, protein, fiber dan enzim yang disebut papain yang menyediakan banyak manfaat bagi kesehatan dan kecantikan.

Satu buah pepaya dengan ukuran sedang, mengandung sekitar 120 kalori, 30 gram karbohidrat (di dalamnya terdapat 5 gram serat dan 18 gram gula) dan 2 gram protein. Pepaya merupakan sumber yang sangat baik dari manfaat vitamin C dan satu buah pepaya, memberikan 224% dari kebutuhan harian. Kandungan pepaya lainnya terdiri dari :
Folat, vitamin A, magnesium, tembaga, asam pantotenat, fiber.3, vitamin B, alfa, beta karoten, lutein, zeaxanthan, vitamin E, kalsium, kalium, vitamin K.

Buah yang masuk dalam famili Caricaeae yang satu ini sebenarnya berasal dari Meksiko. Meski bukan berasal dari Indonesia, namun buah ini bisa dengan mudah tumbuh di setiap pekarangan khususnya bagi yang tinggal di daerah pegunungan.

“The Fruit of the Angels” atau buah malaikat, nama yang diberikan oleh Christopher Columbus setelah menemukan dan memakan buah ini. Pepaya populer di seluruh dunia dan untuk alasan yang baik serta manfaatnya yang sangat banyak. Jenis-jenis buah ini cukup beragam, seperti pepaya Bangkok, pepaya California, dan pepaya gunung. Semuanya memiliki rasa yang mirip, bedanya bentuk fisiknya saja.

Dalam buah pepaya yang teksturnya lembut dan mudah dikunyah ini terkandung sejumlah manfaat bagi kecantikan. Selain manfaat pepaya untuk rambut ada pula termasuk manfaatnya untuk kulit wajah dan tubuh. Karena itu banyak produk kecantikan yang menggunakan ekstrak pepaya di dalamnya. Bagi Anda yang menggunakan produk kecantikan mengandung ekstrak pepaya, sesekali bisa mencoba manfaat langsung dari buah pepaya untuk kecantikan kulit.

Dengan banyaknya nutrisi yang terkandung dalam buah pepaya tentu tidak mengherankan jika manfaat buah pepaya untuk kesehatan sangatlah berlimpah. Tidak hanya bermanfaat untuk menjaga kesehatan, buah tersebut ternyata juga baik untuk kecantikan. Oleh karena itu, tidak ada salahnya untuk mengonsumsi buah tropis yang memiliki rasa manis ini setiap hari.

Khasiat buah pepaya memang diketahui sangat bagus untuk kulit dan telah tergabung dalam produk perawatan kulit untuk memberikan kulit yang sehat dan bercahaya. Selain itu pepaya sering digunakan dalam sejumlah formulasi perawatan rambut untuk shampoo atau kondisioner.

Manfaat Pepaya Untuk Kulit
Tahukah anda jika buah pepaya banyak di aplikasikan sebagai salah satu bahan campuran pada beberapa krim serta produk kecantikan. Manfaat buah pepaya untuk kecantikan kulit memang bukan hanya isapan jempol saja. Dilihat dari banyaknya beberapa produk kecantikan yang melibatkan buah pepaya di dalamnya terbukti buah pepaya memiliki kandungan nutrisi yang sangat baik untuk kulit. Kandungan vitamin A dan C pada buah pepaya dinilai sangat tinggi. Kedua kandungan tersebut memang tidak tanggung-tanggung memiliki manfaat yang sangat luar biasa untuk kecantikan kulit. Bahkan kandungan vitamin C pada buah pepaya di perkirakan lebih tinggi jika dibandingkan dengan buah lemaon. Maka tidak heran jika buah pepaya dapat di jadikan sebagai bahan alami pemutih kulit.

Apa saja manfaat pepaya untuk kecantikan kulit yang bisa digunakan sebagai bahan perawatan kulit. Beberapa manfaat ektrak pepaya bagi kulit adalah seperti berikut ini:

Mencerahkan warna kulit
Ekstrak pepaya yang mencerahkan ialah enzim yang terkandung dalam buah pepaya. Enzim tersebut bernama enzim papain. Enzim inilah yang kemudian diekstraksi dan menjadi salah satu zat pemutih kulit.

Tips membuat kulit putih adalah dengan menggunakan pepaya. Salah satu manfaat dari pepaya bagi kulit adalah memutihkan warna kulit. Pepaya memiliki bahan pemutih kulit yang alami, jadi pepaya bisa dijadikan tips agar kulit menjadi putih secara alami. Selain itu khasiatnya sebagai pembersih juga dapat membantu membersihkan noda – noda pada kulit. Kandungan vitamin C didalamnya juga membantu melindungi sel kulit dari terpaan sinar matahari.

Manfaat buah pepaya untuk kecantikan memang sudah lama diketahui, salah satunya adalah untuk menjaga kesehatan kulit. Kandungan vitamin E, A, dan C dalam buah tersebut memang mampu melembabkan kulit dan membuat kulit kembali segar dan cerah.

Meskipun bertahap, efek memutihkan dengan ekstrak pepaya ini tergolong cepat jika dibandingkan pemutih alami lainnya seperti bengkoang. Hal ini karena pepaya mampu mengeksfoliasi kulit dengan membuang sel kulit mati dan kulit tanduk yang membuat kulit wajah nampak kusam.

Regenerasi oleh ekstrak pepaya inilah yang membuat produk mengandung enzim papain dimanfaatkan di dunia serba instan ini. Jika anda merasa kerepotan membuat ekstrak papaya sendiri, saat ini banyak dijual di pasaran berupa produk-produk yang mengandung ekstrak papaya seperti sabun, toner, bahkan krim siang dan krim malam.

Memutihkan kulit
Seperti yang sudah di bahas diatas buah pepaya menjadi bahan alami untuk memutihkan kulit. Kandungan vitamin C yang tinggi pada buah pepaya menjadi obat pemutih wajah alami yang dapat menghilangkan pigmentasi kulit sehingga pembentukan melanin berkurang. Selain itu kandungan vitamin C pada buah pepaya menjadi pembersih alami yang dapat memberksihkan kotoran di permukaan kulit secara optimal. Kandungan vitamin C sebagai antioksidan juga berperan untuk melindungi sel-sel kulit dati kerusakan akibat sinar matahari dan efek radikal bebas.

Melembabkan kulit
Pepaya adalah buah yang kaya kandungan airnya sehingga bisa menjaga kulit tetap lembut, halus dan lembab. Pepaya dapat menjadi cara mengatasi kulit wajah kering dengan dibuat menjadi masker untuk kulit kering dan flek hitam.

Mencegah tanda penuaan
Mencegah penuaan dini ternyata juga menjadi salah satu manfaat buah pepaya yang bisa diperoleh. Kandungan antioksidan dalam buah dengan rasa manis ini ternyata tidak hanya mampu menjaga kesehatan jantung, tetapi juga mampu menangkal pengaruh buruk dari radikal bebas. Radikal bebas memang dapat menyebabkan penuaan dini dan beragam masalah kulit lain seperti keriput, flek hitam dan masalah kulit lainnya.

Kandungan vitamin A dalam pepaya bisa meluruhkan sel kulit mati dan menjaga kulit tetap lembut serta lentur. Fungsi AHA untuk kulit dalam pepaya membantu membersihkan sel kulit mati untuk cara menghilangkan kerutan di wajah yang bisa mencegah tanda penuaan seperti keriput dan garis halus pada kulit. Vitamin C dan E dalam pepaya membantu meremajakan kulit dan membantu Anda memiliki kulit tampak lebih muda.

Mengurangi jerawat
Enzim papain yang terkandung di dalam pepaya memiliki manfaat membersihkan kulit yang bisa membantu membersihkan pori – pori yang tersumbat. Manfaat eksfoliasi wajah dari buah pepaya juga bisa membantu membersihkan pori – pori dari sel kulit mati yang menyumbat. Pepaya juga dapat menjadi cara menghilangkan komedo secara alami.

Menyamarkan noda
Pepaya juga memiliki manfaat untuk menyamarkan noda di kulit dan menjadi cara menghilangkan belang di kaki serta cara menghilangkan noda hitam di wajah karena kandungan beberapa enzim di dalamnya. Pepaya bisa membantu merawat noda hitam, noda bekas jerawat, juga kulit yang hitam di siku dan lutut. Pepaya dapat memperbaiki warna kulit dan meratakan warna kulit.

Manfaat buah pepaya untuk kecantikan yang juga bisa diperoleh adalah untuk menghaluskan kulit dan membantu menghilangkan flek hitam. Yang perlu Anda lakukan adalah dengan cara menghaluskan buah pepaya dan menggunakannya sebagai masker. Biarkan hingga mengering, kemudian bilas dengan air hangat.
Pepaya juga bermanfaat untuk meringankan bintik-bintik kulit dan menghilangkan sel kulit mati Anda karena beberapa enzim yang dikandungnya.

Pepaya bisa membantu mengobati bintik hitam, bintik jerawat, bintik coklat serta siku dan lutut yang gelap. Selain itu, pepaya akan memberi warna pada kulit Anda dan memperbaiki kulit Anda.

Merawat keriput di wajah
Pepaya bisa digunakan untuk merawat keriput di kulit termasuk juga keriput di sekitar mata dengan cara menghaluskan kulit wajah. Manfaat antioksidan dari pepaya bisa membantu mengurangi keriput di sekitar mata dan juga keriput di sekitar mulut dan dahi. Selain itu pepaya juga bisa menjadi cara menghaluskan wajah.

Pepaya mampu mengurangi munculnya keriput dan juga Crow's feet. Apa sih crow's feet itu?, crow's feet adalah sebuah istilah yang digunakan untuk kerutan yang berada pada sisi luar lipatan mata dengan bentuk guratan-guratan dan mirip dengan cakar burung gagak.

Pepaya memiliki sifat antioksidan yang membantu mengurangi kemunculan crow's feet di sekitar sudut luar mata serta keriput di sekitar mulut atau dahi.

Selain itu, vitamin C dalam pepaya membantu melawan radikal bebas yang merusak kolagen dan elastin kulit.

Merawat kulit kaki yang pecah – pecah
Kulit kaki yang retak atau pecah menyebabkan banyaknya kulit yang menyerpih, mengelupas, bahkan berdarah dan terasa sakit. Pepaya bisa merawat kulit kaki yang kering dan mengelupas karena memiliki khasiat melembabkan dan dapat menjadi cara menghaluskan kulit kaki. Pepaya bahkan dapat menjadi cara menghilangkan flek hitam di kaki.

Cracked heels / tumit pecah-pecah menyebabkan tumit menjadi merah atau keriput, kulit mengelupas, gatal, pendarahan akibat retak dan nyeri.

Menghilangkan rambut di wajah
Cara menghilangkan bulu di wajah bisa Anda lakukan dengan menggunakan pepaya. Jika digunakan secara teratur, enzim di dalam pepaya akan melemahkan folikel rambut di wajah yang pada akhirnya akan mencegah rambut kembali tumbuh. Sebaiknya gunakan pepaya mentah karena mengandung enzim yang lebih tinggi daripada pepaya matang.

Menjaga kesehatan rambut
Manfaat buah pepaya untuk kecantikan lainnya yang juga bisa didapat hanya dengan mengonsumsi buah pepaya secara teratur adalah kesehatan kulit akan lebih terjaga, tidak terkecuali kesehatan kulit kepala dan rambut.

Kandungan nutrisi yang ada dalam buah dengan rasa manis ini dipercaya mampu menumbuhkan dan meningkatkan kekuatan rambut sehingga akan mengurangi risiko munculnya kebotakan.

Bagi Anda yang ingin memiliki rambut yang mudah diatur dan berkilau, Anda bisa memanfaatkan ekstrak dari daun pepaya dan menggunakannya sebagai kondisioner.

Buah pepaya dikenal kaya akan vitamin, mineral, serta enzim yang berguna untuk tubuh. Anda bisa memanfaatkan hal tersebut dan membuat masker rambut dari buah ini untuk membuat rambut tetap bersih dan jauh dari minyak berlebih.

Buah pepaya juga dipercaya ampuh untuk mengusir ketombe yang mengganggu. Beberapa enzim dalam pepaya membantu mencegah penumpukan minyak dan kotoran pada kulit kepala, yang merupakan salah satu penyebab ketombe. Ekstrak pepaya biasa digunakan sebagai bahan pembuatan shampoo anti ketombe yang bertujuan untuk mengendalikan produksi serpihan ketombe. Senyawa karpain ini, efektif dalam menghilangkan kotoran dan minyak serta bahan kimia untuk rambut tanpa efek samping.

Pepaya sangat bermanfaat untuk rambut Anda. Buah ini kaya akan beberapa mineral, vitamin dan enzim yang bisa meningkatkan pertumbuhan dan kekuatan rambut.

Buah ini bahkan bisa membantu menambahkan ketebalan, volume dan menjadikan rambut Anda bersinar serta mengendalikan kebotakan. Pepaya juga mengandung protein yang membantu mengurangi pecah pada ujung rambut.

Ekstrak daun pepaya sering digunakan sebagai  kondisioner untuk rambut yang berkilau. Kondisioner alami ini akan membuat rambut lebih bernyawa dan melembutkan rambut kasar yang sulit di atur.

Menghilangkan kapalan di tangan dan kaki
Getah pepaya dapat digunakan untuk menghilangkan kapalan atau penebalan kulit di area tangan dan kaki. Gunakan getah pepaya yang muncul ketika dipotong dan gosokkan ke bagian kaki atau tangan yang kapalan. Jika Anda melakukan hal ini setiap hari, tangan dan kaki Anda akan terasa lembut kembali. Pepaya juga bisa menjadi cara menghilangkan bintik hitam di kaki agar kulit kaki kembali mulus.

Menghilangkan selulit
Cara merawat kulit tubuh juga bisa dilakukan dengan menggunakan pepaya. Pepaya bisa menghilangkan selulit pada kulit yang sangat mengganggu penampilan. Cara menggunakannya bisa dengan dimakan sehari – hari atau digosokkan ke bagian kulit yang mengalami selulit. Ada kandungan enzim dalam pepaya yang dapat membantu merangsang pembentukan kolagen dan memecah lapisan lemak pada kulit untuk membantu Anda mendaptkan kulit lebih halus dan mulus.

Merawat bekas luka
Pepaya dapat menjadi cara menghilangkan bekas luka pada kulit dengan baik. Jika Anda memiliki bekas luka yang tidak kunjung hilang, Anda bisa menggunakan pepaya yang dihancurkan untuk dioleskan ke bekas luka. Atau Anda bisa membuat semacam tapal untuk ditempelkan ke bekas luka tersebut.

Ketika pepaya digunakan secara topikal dengan menumbuk buahnya, terlihat bermanfaat untuk mempromosikan penyembuhan luka dan mencegah infeksi daerah kulit yang terbakar. Para peneliti percaya bahwa enzim proteolitik chymopapain dan papain dalam pepaya berfungsi seperti salep. Salep yang mengandung enzim papain juga telah digunakan untuk mengobati ulkus dekubitus atau luka baring.

Melindungi kulit
Pepaya dapat mengatasi penyebab kulit hitam karena sengatan sinar matahari dan juga cara menghilangkan kulit belang yang juga ditimbulkan dari ekspos sinar matahari. Gunakan pepaya sebagai pelindung kulit dari sengatan sinar matahari atau Anda bisa menggunakan pelembab yang mengandung ekstrak pepaya agar terhindar dari kulit yang terbakar sinar matahari.

Menyembuhkan kurap
Cairan dari pepaya mengandung karoten yang bila dikonsumsi setiap hari bisa menjadi berguna untuk mengobati infeksi kurap. Pepaya bisa mengatasi infeksi kurap karena mengandung anti inflamasi yang bisa mengurangi radang dan kemerahan akibat infeksi kurap.

Mengencangkan kulit
Pepaya sangat baik untuk mengencangkan kulit baik dengan cara dimakan ataupun digunakan sebagai masker wajah. Kulit yang kencang akan membuat kita terlihat awet muda.

Meremajakan kulit
Untuk meremajakan kulit, pepaya bisa digunakan dengan campuran tepung beras dan yogurt. Yogurt memberikan efek mendinginkan kulit dan bisa menjadi cara mencegah penuaan dini pada kulit wajah.

Agen pembersih kulit
Hal ini dapat dikaitkan dengan adanya senyawa karpain yang menghambat mikroorganisme dan racun lainnya,  Sehingga membuat kulit lebih bersih dan memberikan perlindungan terhadap masalah kulit seperti jerawat, bintik-bintik dan noda.

Mendapatkan kulit yang sempurna
Manfaat pepaya untuk kulit juga sudah tidak diragukan lagi, mengingat banyaknya produk-produk kecantikan dan kebersihan tubuh sehari-hari yang mengandung ekstrak pepaya.

Pepaya dapat ditumbuk untuk dijadikan masker. Dengan mengaplikasikan pepaya sebagai masker, kulit-kulit kering pada wajah akan terkelupas sehingga wajah pun akan terlihat lebih segar dan bercahaya.

Vitamin A yang terkandung dalam pepaya juga membantu memecah protein yang tidak aktif pada sel-sel kulit. Pepaya juga memiliki kandungan nutrisi yang dapat mencegah tanda penuaan pada kulit.

Campuran pepaya, manfaat pisang untuk kulit dan manfaat timun untuk wajah dapat mengelupas kulit dan merangsang sirkulasi darah di kulit sehingga akan mendapatkan kulit yang sempurna dan bebas noda.

Sebagai obat pembesar payudara alami
Siapa yang menduga jika pepaya muda bisa menjadi obat pembesar payudara alami yang aman untuk dikonsumsi. Kandungan vitamin A dalam pepaya ternyata mampu merangsang hormon yang akan membuat otot dan kelenjar di sekitar payudara menjadi lebih kencang.

Potensi Resiko Kesehatan di Dalam Buah Pepaya
Meskipun manfaat bauah pepaya ini cukup melimpah, namun terdapat resiko kesehatan yang harus diwaspadai. Seseorang yang alergi terhadap bahan lateks, mungkin akan alergi terhadap pepaya karena pepaya mengandung chitanases, yang sering menyebabkan reaksi silang terhadap lateks atau pada makanan yang mengandung zat tersebut.

Enzim dan asam alfa hidroksil dalam pepaya dapat mengiritasi kulit, terutama kulit sensitif. Selalu menerapkan tes pada siku Anda untuk memastikan apakah pepaya cocok untuk kulit Anda.

Asupan diet keseluruhan atau pola makan secara keseluruhan adalah hal yang paling penting dalam pencegahan penyakit dan mencapai kesehatan yang baik. Tentu saja, mengkonsumsi bahan makanan yang beragam, akan lebih baik daripada berkonsentrasi pada jenis makanan tertentu, sebagai kunci kesehatan yang seimbang.

Manfaat dari ramuan pepaya untuk kulit sangat besar apabila digunakan secara rutin dan telaten. Anda bisa menggunakan pepaya mentah atau pepaya matang untuk membuat ramuan ini. Sebelum menggunakan pepaya pada kulit wajah, sebaiknya bersihkan dan uapkan dulu wajah agar semakin efektif pemakaiannya. Pastikan untuk mencuci wajah secara menyeluruh setelah memakai masker pepaya. Juga biasakan untuk mengonsumsi pepaya sehari – hari agar mendapatkan asupan gizinya ke dalam tubuh.

Terdapat berbagai cara mengolah pepaya sebelum dikonsumsi, tergantung  preferensi Anda. Pepaya juga dapat diekstrak untuk mendapatkan nutrisi-nutrisi yang diperlukan untuk kesehatan dan kecantikan kulit.

Pepaya memiliki beberapa komponen yang besar untuk kulit dan rambut Anda. Inilah sebabnya mengapa enzim buah ini ditemukan di banyak kosmetik, kecantikan dan produk perawatan rambut.



*Tombol-tombol diatas mengandung iklan. Untuk menuju artikel yang diinginkan silahkan tunggu 5 detik hingga muncul tombol "skip ad" kemudian klik tombolnya, jika tidak muncul tombol "skip ad" harap refresh halaman tersebut (dimohon keikhlasannya demi eksistensi website ini). Iklan-iklan yang muncul bukanlah virus, Apabila terbuka jendela iklan yang baru (POP UP) silahkan tutup halaman tersebut (tekan tombol kembali untuk pengguna android). Jika tombol tidak bisa diklik silahkan refresh halaman ini.

ORIFLAME: Loving Care Hand Wash Cream

                               Loving Care Hand Wash Cream


Cintai Setiap Momen Indah Bersama Keluarga dan Loving Care. Ini adalah hal-hal kecil dalam hidup, seperti merawat kulit orang-orang yang paling Anda cintai, yang memicu senyum lebar. Jaga momen-momen itu tetap hidup dengan Loving Care.

Semua momen indah dalam keluarga hanya terjadi saat mereka merasa dicintai, dilindungi dan bahagia. Tunjukkan cinta mom’s semuanya untuk keluarga tercinta dengan mempersembahkan Loving Care untuk kebutuhan mandi mereka.
Loving Care adalah serangkaian produk perawatan pribadi yang melembutkan dan merawat untuk seluruh keluarga. Dengan susu almond alami yang lembut, produk ini cocok untuk anak-anak dari usia 3 tahun ke atas.

Sebagai orang yang mencintai keluarganya lebih dari apa pun di dunia ini, seorang ibu tahu bahwa ia melakukan pekerjaan hebat ketika Dia selalu ada untuk mereka, siang dan malam, di saat-saat baik dan saat-saat buruk. Tetapi yang paling berharga adalah saat-saat paling sederhana dalam kehidupan sehari-hari - tanda-tanda kehidupan keluarga bahagia yang tak terbantahkan. Keluarga yang merasa dilindungi dan benar-benar dicintai.

34069

Loving Care Hand Wash Cream merupakan sabun cuci tangan produk oriflame yang membersihkan dengan lembut dan cocok untuk seluruh anggota keluarga. Mengandung susu almond alami dan aroma yang lembut. Dikemas dengan isi 300 ml.

Loving Care Hand Wash Cream diperkaya dengan susu almond alami dan aroma yang penuh perhatian dan penuh kasih sayang. Susu Almond Alami telah digunakan berabad-abad yang lalu untuk kualitasnya yang menenangkan, susu almond alami adalah sumber yang kaya vitamin dan mineral yang membantu menyuburkan dan melembutkan kulit.


Cara pakai:
Aplikasikan pada seluruh tangan basah Anda. Bilas dengan air, dan keringkan.

BAHAN:
AQUA, SODIUM LAURETH SULFATE, GLYCERIN, COCAMIDOPROPYL BETAINE, SODIUM CHLORIDE, LAURETH-3, PARFUM, STYRENE/ACRYLATES COPOLYMER, SODIUM BENZOATE, CITRIC ACID, SODIUM CITRATE, COCO-GLUCOSIDE, 2-BROMO-2-NITROPROPANE-1,3-DIOL, PRUNUS AMYGDALUS DULCIS SEED EXTRACT, BENZOIC ACID, XANTHAN GUM, POTASSIUM SORBATE, PHENOXYETHANOL, CI 19140, CI 16035.














*Tombol-tombol diatas mengandung iklan. Untuk menuju artikel yang diinginkan silahkan tunggu 5 detik hingga muncul tombol "skip ad" kemudian klik tombolnya, jika tidak muncul tombol "skip ad" harap refresh halaman tersebut (dimohon keikhlasannya demi eksistensi website ini). Iklan-iklan yang muncul bukanlah virus, Apabila terbuka jendela iklan yang baru (POP UP) silahkan tutup halaman tersebut (tekan tombol kembali untuk pengguna android). Jika tombol tidak bisa diklik silahkan refresh halaman ini.

Sunday, 10 June 2018

Berbagai Macam Jenis Jerawat dan Pencegahannya

          Berbagai Macam Jenis Jerawat dan Pencegahannya



Jerawat adalah suatu kondisi kulit yang mempengaruhi kelenjar minyak kulit. Pori-pori pada kulit manusia dihubungkan oleh sebuah kanal (folikel) ke kelenjar minyak di bawah kulit, yang menghasilkan zat berminyak yang disebut sebum. Sel-sel kulit mati yang diangkut melalui folikel ke permukaan kulit, dengan menggunakan media minyak. Folikel ini juga memiliki untaian tipis seperti rambut tumbuh keluar dari itu. Ada kalanya folikel ini akan diblokir/terhambat, yang mengarah ke pembentukan jerawat.

Jerawat merupakan jenis penyakit kulit yang paling sering tumbuh di wajah dan sangat mengganggu hingga mempengaruhi kecantikan wajah seseorang. Jenis-jenis jerawat yang ada di dunia medis sangat banyak yang harus diperhatikan. Kesehatan kulit menjadi hal yang sangat penting. Wajah mulus tanpa jerawat mungkin saja menjadi dambaan sebagian besar orang. Banyak orang merasa tidak nyaman dan tidak percaya diri ketika harus keluar rumah dengan kondisi wajah berjerawat.

Memiliki wajah sempurna tanpa gangguan yang merusak penampilan adalah hal yang diinginkan oleh seluruh orang khususnya untuk para wanita yang selalu ingin tampil cantik. Pada umumnya wanita memang memiliki kulit yang lebih halus dan lebih cerah namun juga terdapat banyak gangguan yang terdapat pada kulit wajah seperti komedo, jerawat, kulit kering, kulit berminyak,  dan lain sebagainya. Diantara berbagai macam masalah tersebut salah satu masalah yang sering membuat malu adalah jerawat. Hal tersebut dikarenakan jerawat merupakan masalah kulit yang dapat mengurangi penampilan sebab bentuknya yang timbul dan terkadang terdapat warna putih seperti nanah atau bahkan dapat menyebabkan wajah menjadi iritasi. Jerawat juga dapat menurunkan rasa percaya diri terhadap penampilan dan oleh sebab itu jerawat harus segera di basmi dengan cepat.

Jerawat sendiri disebabkan karena pori-pori dikulit kita yang tersumbat sehingga memicu tumbuhnya semacam benjolan berwarna merah yang mengandung nanah. Jerawat merupakan penyakit kulit yang hampir semua orang pernah mengalaminya. Jerawat sendiri timbul karena perubahan hormon yang dialami penderitanya dan biasanya muncul saat penderitanya sedang mengalami menstruasi, dalam proses kehamilan, serta mengalami stress yang berlebih.

Daerah-daerah tertentu dari tubuh lebih rentan terhadap perkembangan jerawat. Hal itu kemungkinan besar terbentuk pada daerah wajah, leher, punggung, dada, dan bahu. Masalah yang disebabkan oleh jerawat sebenarnya hanya terkait pada citra diri seseorang dan tingkat kepercayaan, daripada apapun kepada ancaman kesehatan yang serius.

Alasan penyebab jerawat tidak sepenuhnya jelas, meskipun kita tahu bahwa ketika untai sel-sel rambut, sebum, dan kulit tetap bersama-sama mereka memblokir folikel. Bakteri di steker menyebabkan pembengkakan. Kemudian ketika steker mulai rusak, jerawat tumbuh.

Macam-macam Jenis Jerawat
Banyak yang menyangka bahwa jerawat hanya ada satu jenis. Namun ternyata jerawat memiliki beberapa jenis.

Secara garis besar jerawat terbagi ke dalam 2 kelompok.

Kelompok pertama adalah jerawat yang tidak di sertai dengan peradangan, atau yang di kenal dengan istilah Noninflamatory acne.

Yang kedua adalah kelompok jerawat yang di sertai dengan peradangan yang di kenal dengan istilah Inflamatory acne.

Agar lebih mudah di pahami, kita kelompokkan dulu macam-macam jerawat yang termasuk ke dalam 2 golongan tersebut, yaitu:
Noninflamatory acne
Jerawat yang termasuk ke dalam kelompok ini biasanya lebih mudah di atasi karena tidak di sertai dengan peradangan.

Golongan noninflamatory acne ini terdiri dari komedo hitam (blackheads), dan komedo putih (whiteheads).

Inflamatory ance
Jerawat yang termasuk ke dalam kelompok inflamatory acne biasanya lebih parah karena di sertai dengan peradangan.

Terdiri dari jerawat papule, pustules, nodules, dan cystic.

Dibawah ini merupakan penjelasan dari berbagai jenis jerawat secara spesifik serta ciri – cirinya:

Jerawat biasa


 Hampir sebagian besar orang pernah menderita jerawat ini. Jerawat ini mudah dikenali karena bentuknya yang kecil dan berwana putih kemerahan. Jerawat ini timbul dikarenakan tersumbatnya pori-pori dan terinfeksi baktmeri propionibacterium acne. Bakteri tersebut hidup di daerah diprosuksinya asam lemak pada kantung kelenjar yang tersembunyi dibawah permukaan kulit atau sering juga disebut sebagai kelenjar sebaceous.Yang perlu diwaspadai dari bakteri ini yaitu karena bisa menimbulkan iritasi pada bagian wajah disekitarnya.

Jerawat Batu (Kistik)


 Jerawat batu memiliki ukuran yang lebih besar daripada jerawat biasa. Jerawat batu berwarna lebih merah dan meradang. Jika terus dibiarkan, jerawat batu akan meninggalkan bekas yang susah dihilangkan. Jerawat batu atau yang sering disebut juga Cystic Acne disebebkan karena kelenjar minyak yang terlalu banyak dan pertumbuhan sel yang tidak normal. Jerawat batu tergolong jerawat yang parah.

Jerawat batu mirip seperti nodul tetapi berukuran lebih besar, dan terbentuk jauh di dalam kulit dan dipenuhi dengan cairan jernih atau nanah. Jerawat batu lunak, menyakitkan, dan dapat meninggalkan bekas luka setelah bintilnya menghilang. Jerawat batu juga cenderung mencolok dan membuat Anda tak percaya diri.

Komedo


 Komedo disebabkan oleh sel-sel kulit mati dan sekresi kelenjar minyak yang berlebih. Komedo terbagi menjadi dua macam yakni komedo tertutup dan komedo terbuka. Komedo tertutup terlihat seperti tonjolan kecil berwarna putih. Sedangkan komedo terbuka terlihat seperti pori-pori yang membesar dan menghitam.

Terdapat 2 macam jenis komedo, yaitu:

Whiteheads (Komedo Putih)


Untuk jenis jerawat yang pertama yaitu Whiteheads. Whiteheads ini sendiri sebenarnya adalah komedo yang terdapat pada wajah. Komedo dapat muncul di wajah saat minyak dan sel-sel kulit mati bercampur dan menyumbat pori-pori. Banyak yang tidak tahu bahwa komedo tersebut juga masuk dalam golongan jerawat yang bentuknya lebih kecil. Juga biasa di istilahkan sebagai komedo tertutup atau juga komedo putih. Hal tersebut dikarenakan jerawat kecil ini terjadi di bagian bawah permukaan kulit. Biasanya komedo hadir dalam jumlah yang banyak namun juga tidak terlalu terlihat sebab ukurannya yang sangat kecil.

Blackheads (Komedo Hitam)


Untuk jenis jerawat yang kedua yaitu ada blackheads. Tahukah anda bahwa jenis jerawat yang satu ini merupakan jenis komedo juga. Jika whiteheads adalah komedo tertutup atau juga komedo putih maka istilah blackheads ini adalah komedo terbuka atau juga komedo hitam. Jerawat kecil yang satu ini berupa bintik bintik hitam yang bisa saja terjadi akibat adanya sumbatan pada pori pori wajah. Pori pori wajah dapat tersumbat apabila kondisi kulit memproduksi banyak minyak atau kulit berminyak. Juga disebabkan oleh adanya sel kulit mati dan juga bakteri.

Warna yang hitam karena zat minyak terpapar oleh oksigen dan mengalami oksidasi. Sehingga dari luar warnanya akan terlihat seperti bintik hitam.

Komedo hitam mudah di kenali karena terlihat dari permukaan kulit seperti bintik-bintik hitam yang berisi lemak yang mengeras.

Papula (Benjolan Merah)


Jenis jerawat yang satu ini merupakan tahap lanjut dari kondisi dimana kulit mengalami komedo yang kemudian menyebabkan iritasi atau peradangan. Biasanya bisa ditandai dari adanya benjolan yang warnanya kemerahan. Namun pada benjolan ini tidak terdapat puncak yang berwarna putih sebab jerawat yang satu ini tidak mengandung nanah. Oleh karena itu jenis jerawat yang satu ini sebaiknya tidak dipencet sehingga tidak menambah peradangan.

Terkadang, pori-pori teriritasi dan komedo menjadi meradang. Papula adalah benjolan kecil berwarna merah pada kulit. Mencolek jerawat papula dapat menyebabkan bekas luka setelah sembuh.

Pustula (Benjolan Merah Dengan Puncak Putih) 


Pustula adalah puncak dari komedo yang meradang. Pustula muncul dengan dasar yang merah dan kepala yang putih. Jerawat yang satu ini juga berbentuk benjolan yaitu sama dengan jenis jerawat papula. Namun pada bagian puncak jerawat ini terdapat warna putih yang berisi nanah. Jerawat inilah yang memang biasa dikenal dan sering tumbuh pada area kulit.

Pustula dipenuhi dengan nanah dan mencuilnya dapat menyebabkan luka parut yang dalam. Saat Anda menyentuh kulit Anda, Anda mungkin merasa seperti sedang menyentuh amplas.

Nodula


Jerawat berikut ini timbul dengan ukuran yang lebih besar dan kondisi warnanya memerah. Jerawat ini biasanya dapat tumbuh pada kulit wajah dalam kurun waktu yang sangat lama yaitu bisa sampai berbulan bulan. Peradangan ini biasanya tidak hanya terjadi pada bagian atas permukaan kulit saja namun juga terjadi pada bagian bawah permukaan kulit.

Nodula terbentuk di bawah kulit, kemudian menjadi komedo yang meradang dan keras. Nodula bisa menimbulkan rasa sakit. Setelah bintil menghilang, bekas luka yang merah atau gelap akan tertinggal.
Sebaiknya jangan meremas dan memencet noda ini karena perawatan yang tidak benar dapat mengakibatkan infeksi lebih dalam dan luas, juga dapat menyebabkan peradangan kulit berkepanjangan dan bekas luka yang sulit dihilangkan. Jika dibiarkan, jerawat nodula dapat terbentuk lagi di tempat yang sama. Sebaiknya segera temui dokter kulit.

Jerawat Juvenil


 Jerawat ini timbul pada masa pubertas umur 14-20 tahun. Penyebab jerawat ini yaitu masalah hormonal yang belum stabil dalam memproduksi sebum.

Jerawat tipe juvenil merupakan perkembangan dari hormon jadi mungkin harus di atasi dengan cara yang alami, jangan menggunakan cara berbahaya.

Jerawat Vulgaris


 Jerawat vulgaris merupakan semacam kelainan kulit yang ditandai dengan erupsi komedo terbuka, komedo tertutup maupun jerawat yang diikuti dengan kulit kemerahan serta bersisik. Jerawat ini biasanya timbul pada masa remaja dan umunya berlanjut sampai pada masa dewasa. Jerawat ini bisa disebabkan karena kelebihan minyak, perubahan hormonal, produk kosmetik serta kulit mati yang tidak lepas secara semestinya.

Jerawat Rosacea


 Jerawat ini biasanya timbul pada wanita yang berusia 30-50 tahun. Pada mulanya, jerawat ini akan tampak kemerahan yang dapat menimbulkan peradangan sehingga bisa menimbulkan sisik pada lipatan hidung.

Jerawat Nitrosica


 Jerawat jenis ini harus diwaspadai karena yang jika dibiarkan akan menyebabkan lubang pada kulit wajah.
Ada banyak jenis jerawat lainnya yang sering ditemukan diberbagai muka baik pria ataupun wanita, bahkan ada jerawat di punggung yang sering menjadi masalah.

Memang harus kita sadari bahwa jerawat tidak hanya ada di muka, ada banyak bagian lain yang mungkin dapat terbentuk jerawat.

Jerawat Hormonal


Jika kamu mulai melihat munculnya dalam jumlah yang lumayan banyak di sekitar dagu dan rahang sabelum menstruasi, bisa jadi itu termasuk jerawat hormonal. Biasanya jerawat jenis ini munculnya konsisten setiap bulan.

Di jelaskan oleh dokter kulit dan direktur riset dan kosmetik klinik dermatologi di Mount Sinai Hospital Joshua Zeichner dari laman allure.com adanya hormon menstruasi dapat mempengaruhi tumbuhnya jerawat.

Hormon dapat menyebabkan produksi minyak atau sebum lebih cepat, akibatnya produksi minyak pun menjadi berlebihan. Kelebihan minyak yang menetap di dalam pori-pori wajah itulah yang mengakibatkan jerawat muncul secara bersamaan.

Jerawat Conglobata


Jerawat conglobata lebih sering terjadi pada laki-laki daripada perempuan pada usia 18 – 30 tahun. Penampilan fisiknya sering ditandai dengan benjolan yang meradang, besar, saling menyambung dan tetap aktif selama bertahun-tahun. Jerawat ini paling sering ditemukan pada wajah, dada, punggung, pantat, lengan atas dan paha.

Kondisi ini biasanya dimulai dengan komedo yang memperburuk menjadi jerawat nodul dan kista. Nodul dan kista tersebut kemudian dapat terus pecah dan terhubung sehingga menciptakan lesi yang berulang. Jika tidak diobati, jerawat conglobata dapat menyebabkan kerusakan kulit yang tak dapat dihilangkan.

Jerawat Fulminans


Jerawat fulminans juga dikenal sebagai jerawat ulseratif akut dan terjadi jika pengobatan jerawat conglobata tidak berhasil. Individu yang terkena akan mengalami rasa sakit dan peradangan pada sendi ditambah dengan masalah kulit akibat jerawat conglobata. Pembengkakan kelenjar getah bening di leher, penurunan berat badan ekstrim dan kekakuan otot dapat terjadi.

Tips Menghindari Jerawat
Setelah anda menjalankan pengobatan untuk mengatasi jerawat, ada baiknya juga jika anda menghindari beberapa hal yang dapat menimbulkan jerawat pada wajah anda, diantaranya yaitu :

Memilih kosmetik yang sesuai dengan jenis kulit anda.

Mengurangi tidur larut malam. Mengontrol gaya hidup dan pola makan yang dapat memicu munculnya jerawat. Mulailah tidak mengkonsumsi junk food yang mengandung garam tinggi.

Mengurangi rokok. Merokok bisa memicu timbulnya jerawat. Jika Anda tidak memiliki masalah dengan itu, jangan biarkan tubuh Anda menjadi terlalu panas, perbanyak makan makanan yang bersifat dingin (melon, mentimun, semangka), mengurangi asupan gula dan menghirup udara yang segar. Juga, cobalah untuk menghindari makanan yang dapat membuat tubuh jadi asam (daging, susu, alkohol, kafein, gula). Mulai menambahkan lebih banyak makanan sehat seperti sayuran hijau dan jus segar.

Hindari makanan berupa gorengan, coklat, alkohol, kopi serta kacang-kacangan.

Mengurangi kemungkinan terjadinya resiko stress karena stress akan menyebabkan penderitanya mengkonsumis makanan yang berlemak.

Penelitian menunjukkan bahwa makanan cepat saji berhubungan dengan jerawat. Junk food dapat menyebabkan produksi insulin meningkat sehingga metabolisme juga akan ikut meningkat dan memicu tumbuhnya jerawat.

Kurangi konsumsi alkohol, makanan berminyak dan susu. Ini adalah zona di mana alergi makanan menjadi salah satu penyebab munculnya jerawat. Untuk mengatasinya, rajinlah berolahraga ringan, seperti jalan kaki, 30 menit setiap hari, serta tidur yang cukup, sehingga hati Anda dapat beristirahat dengan baik.

Periksa tekanan darah Anda dan tingkat konsumsi Vitamin B setiap hari. Kurangi makan makanan pedas, daging dan dapatkan udara yang lebih segar. Selain itu, Anda juga perlu menurunkan kadar lemak jahat ke tubuh dengan memperbanyak konsumsi lemak baik, seperti Omega 3 dan 6 yang ditemukan dalam kacang-kacangan, alpukat, ikan dan biji-bijian. Juga, periksalah apakah make up Anda sudah kedaluwarsa atau tidak.

Bersihkan layar ponsel anda, karena tanpa anda sadari ada banyak bakteri yang menempel pada kulit wajah anda jika anda sering bertelponan dalam kondisi layar ponsel anda kotor.

Macam-macam jerawat yang ada memang berbeda penanganannya, namun keseluruhan jenis jerawat lebih baik dicari tahu pencegahannya agar tidak terjadi pada anda.

Itulah beberapa informasi yang dapat anda ketahui dari jenis jenis jerawat. Dengan adanya ulasan diatas tersebut maka kini anda dapat mengetahui apa saja jenis -  jenis jerawat. Oleh sebab itu akan jauh lebih baik jika wanita mengatasi jerawat dengan menggunakan bahan – bahan atau cara yang alami. Cara alami memang tidak dapat mengatasi jerawat secara instan karena diperlukan tahap atau proses agar jerawat terus mengempes namun sangat aman untuk digunakan.



*Tombol-tombol diatas mengandung iklan. Untuk menuju artikel yang diinginkan silahkan tunggu 5 detik hingga muncul tombol "skip ad" kemudian klik tombolnya, jika tidak muncul tombol "skip ad" harap refresh halaman tersebut (dimohon keikhlasannya demi eksistensi website ini). Iklan-iklan yang muncul bukanlah virus, Apabila terbuka jendela iklan yang baru (POP UP) silahkan tutup halaman tersebut (tekan tombol kembali untuk pengguna android). Jika tombol tidak bisa diklik silahkan refresh halaman ini.